Monday, October 5, 2015

Technician Job Design

Desain pekerjaan adalah proses pengaturan Kerja (atau penataan ulang) yang bertujuan untuk mengurangi atau mengatasi ketidakpuasan kerja dan tingkat stress karyawan yang timbul dari tugas-tugas yang berulang-ulang dan bersifat mekanistik.

Di Trakindo Utama telah ditetapkan desain pekerjaan berdasarkan divisi dan jabatannya. Karena beban, tanggung jawab dan lingkungan dari setiap divisi pasti berbeda. Hal ini dimaksudkan agar setiap departemen dapat bekerja secara maksimal sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Menurut saya pribadi, service department memiliki beban, tanggung jawab dan lingkungan pekerjaan yang cukup berat. Karena di departemen ini, karyawan melakukan perjalanan dinas yang cukup intens, beban pekerjaan yang tinggi, lingkungan yang tidak kondusif untuk bekerja (Tambang, Hutan, Tengah Laut) dan tanggung jawab yang besar karena membawa citra dan nama baik perusahaan. Oleh karena itu dibutuhkan desain kerja yang baik untuk mengurangi tingkat stress dan kebosanan terhadap pekerjaan agar dapat melayani customer sebaik mungkin.

Service Department Trakindo Utama cabang Surabaya merupakan salah satu cabang yang mempunyai desain pekerjaan yang cukup baik dan dapat mengaplikasikannya. Terdapat dua macam teknisi di Trakindo Utama yaitu, Field Technician dan Workshop Technician. Field technician adalah teknisi yang berfokus pada pekerjaan outside workshop. Sedangkan Workshop technician adalah teknisi yang berfokus pada pekerjaan inside workshop.

Teknisi merupakan salah satu posisi vital di Trakindo Utama. Karena after sales service yang baik akan membuat customer puas dan mencegah customer untuk pindah kompetitor. Secara umum, tugas dari teknisi adalah :

·         Melakukan preventive maintenance alat berat
·         Melakukan testing and adjusting
·         Melakukan troubleshooting dan problem solving alat berat
·         Melakukan repair terhadap alat berat

Berdasarkan tugas tersebut, supervisor mengatur beban kerja dan rotasi pekerjaan dari setiap teknisi. Namun apabila pekerjaan tersebut dilakukan secara menerus tanpa ada variasi, maka teknisi akan merasa bosan dan tidak berkembang. Di trakindo utama Surabaya, pembagian tipe teknisi tersebut tidak berlaku sehingga teknisi mendapatkan kesempatan lebih untuk berkembang dan mengurangi kejenuhan terhadap pekerjaan yang ada. Karena seorang teknisi dapat menjalankan perjalanan dinas selama lebih dari satu bulan. Apabila hal itu terjadi secara terus menerus maka teknisi akan mendapatkan stress yang cukup tinggi. Tidak berlakunya tipe teknisi juga memberi pengaruh positif terhadap teknisi junior, sehingga seorang teknisi junior memiliki motivasi yang tinggi untuk berkembang agar dikemudian hari dapat melakukan pekerjaan seorang field technician.


Sistem manajemen yang baik dan lingkungan kerja yang sehat juga mempengaruhi kinerja karyawan.  Di trakindo utama Surabaya, manajemen sangat menjalankan perannya dalam mengatur tingkat stress, tingkat kelelahan dan memotivasi karyawan. Selain itu hubungan yang sehat antar karyawan juga memunculkan team work yang baik serta kinerja yang maksimal. Metode-metode kerja yang telah ditetapkan oleh perusahaan seperti prosedur kerja, instruksi kerja, adanya metode keselamatan dan kesehatan kerja juga sangat membantu dalam memaksimalkan kinerja karyawan.


Daftar Pustaka

Atep Afia Hidayat.2015.Manajemen Sumber Daya Manusia Modul 5.

Andhika Hadi.2014.Desain Pekerjaan.Blogspot dalam :

Mella Sri Kencanawati.2005.Desain Pekerjaan. Gunadarma dalam :

Marihot Tua Effendi Hariandja.2002.Manajemen Sumber Daya Manusia.PT.Grasindo. dalam :

No comments:

Post a Comment